Ini adalah kisahku dihari kemarin bersama perempuan itu Dimana hatiku mencintainya melebihi separuh jiwa nafasku Bersamanya kutemukan cinta yang selama ini bersembunyi Ada keindahan yang telah dia tawarkan untuk kehidupanku Harum nafasnya masih membekas dalam ingatanku Seperti wangi bunga yang sedang merekah di waktu pagi hari Perempuan itu telah mengantarkanku ke istana cinta Memberikan mahkota hati yang berjubah kelembutan jiwa Aku tertunduk dan tersungkur dalam hasrat cinta yang menggebu Memilikimu adalah harapan hatiku dimasa depan Tapi¦..aku sungguh membenci kata ini Perempuan itu hanya mimpi kemarin, dia tlah meninggalkanku Dia tlah pergi ke suatu tempat yang disebut lembah pelupaan Dia tlah mengambil mimpi, hasrat, dan cinta yang tlah menetap dihati Duniaku terasa jungkir balik, siang menjadi dingin dan malam menjadi panas Kini hanya potret perempuan itu yang menemani kesendirianku Bersama puisi cinta yang tlah dia tulis untukku tlah kusimpan rapi Menjadi bagian yang takan terpisahkan hingga esok nanti Hingga aku menemukan kembali perempuan lain Yang bisa menggetarkan hatiku kembali Dan mengisi kekosongan jiwa yang merintih pilu